Kamis, 16 September 2010








Selendang sebagai Identitas Kultur




Mungkin hal biasa bila kita melihat wanita Indonesia baik yang berjilbab atau tidak menggunakan tambahan selendang di bagian bahunya. Baik sebagai pelengkap pakaian ketika pesta, busana harian atau waktu laiinya.




Lucunya ternyata kebiasaan berselendang di bahu ini menjadi petanda bagi saya sendiri. Kenapa ya? karena ketika saya bertemu dengan delegasi Indonesia di University Brunei Darussalam hampir karena sifatnya kebetulan bertemu di hari pertama. Bagaimana dengan wajah manusia yang berkultur sama antara Malaysia, Indonesia dan Brunei agak sulit mencari asli Indonesia diantara mereka kecuali dari kartu identitas...atau ketika mereka mengakui mereka asli Indonesia karena bisa saja mereka ada yang sudah lama tinggal di Brunei atau Malaysia sehingga logatnya pun sudah berbeda.




Nah, kami mendapat info ada satu delegasi Indonesia yang datang dan tidak bertemu hingga hari keempat atau hari terakhir. Itupun kami berjumpa oleh karena ia menghampiri saya yang menggunakan selendang seperti ciri khas wanita Indonesia sehingga akhirnya kami saling menyapa...




Ternyata ada gunanya juga menyampirkan selendang asal Madura ni di Bahu tetapi bukan karena coraknya tetapi karena ia melekat di Bahu sebagai penanda wanita Indonesia.

Tidak ada komentar: