Sabtu, 08 Agustus 2009

Alcazar, Tarian di Pantai Pataya Thailand




Kalau kita mengujungi thailand, salah satu menu wajib adalah menu wajib para turis adalah menonton Alcazar. Grup ini terdiri dari laki-laki yang ajaibnya cantik, tinggi semampai dan langsing, pokoknya tubuhnya sangat proposional untuk enak dipandang dan mampu menari dengan baik. Kita bisa terkecoh karenanya.


Hal ini menjadi kelebihan bagi turis untuk datang ke pantai Thailand yang sebenarnya keindahan alamnya sama dengan banyak pantai yang dimiliki Indonesia. Uniknya, Tariannya diisi selain tradisi Thailan juga menyuguhkan lagu dari negara lain dengan segala atributnya. Yaitu Cina, Korea dan lainnya termasuk Indonesia.


Sayangnya yang ditampilkan dari kita hanya lagu dangdut, itupun bagi saya pribadi kurang menarik dari aslinya. Kenapa Ya dangdut?, entahlah.... padahal banyak lagu daerah yang lebih menarik dari Indonesia. Tetapi lepas dari itu show manajemen ALcazar sangat diancungi jempol karena mampu menyuguhkan hiburan malam bagi turis secara umum dan menjadi acara favorit malam lainnya bagi Pantai Pataya tentunya.


Selasa, 04 Agustus 2009

Seserahan Korea




Tidak hanya Indonesia, tetapi warga Korea pun memiliki tradisi membawa seserahan dalam upacara pernikahan dan inilah beberapa seserahannya.Makanan ini berupa kue kering, hasil laut yangdikeringkan, yang mengingatkan kita pada tradisi seserahan daerah Betawi yang menjadi wilayah DKI Jakarta, Indonesia saat ini.

Senin, 03 Agustus 2009

Pengantin Muslim untuk Negara Indonesia

Rencana tahun 2020 yang menjadikan negara Indonesia sebagai pusat mode busana muslim hendaknya di dukung oleh kalangan praktisi atau akademisi yang mendukung industri kreatif ini. Mulai dari busana, asesoris, hingga tata rias pengantin muslimnya.
Seperti yang kita ketahui bahwa busana muslim sudah menjadi bagian keseharian bagi warga negara Indonesia khususnya daerah Padang, aceh dan Jakarta. Acara pernikahan pun seringkali digunakan busana pengantin muslim walaupun dalam keseharian si pengantin belumlah berjilbab.
Kesempatan ini dapat digunakan oleh para pelaku mode untuk dapat menciptakan kreativitasnya untuk memenuhi pasar yang ada karena Jakarta akan berkembang sebagai kiblat mode busana muslim.
Tata Rias Pengantin Muslim sendiri hendaknya tetap berakar pada budaya lokal di Indonesia. Misalnya dengan menggunakan kebaya, baju kurung, kain batik, tenun, songket, sutera yang dimiliki Indonesia sehingga para pengrajin dapat merasakan manfaatnya saat kita menjadi pusat mode busana muslim. Ciri khas kedaerahan pun dapat dipertajam sentuhan kekinian sehingga generasi muda merasa simpel dan nyaman dalam memakai busana pengantin dan kelengkapannya. selamat berkarya.

Sabtu, 01 Agustus 2009

Alis Paes Ageng atau Jangan Menir


Menjangan ranggah merupakan nama alis dalam rias wajah pengantin Paes ageng atau Jangan Menir. Alisnya dibuat dengan warna hitam dan berbentuk seperti menjangan sedangkan arti ranggah dalam bahasa Jawa yaitu bercabang.

Paes Ageng atau Jangan Menir berasal dari Kraton Yogyakarta yang saat ini menjadi Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kratonnya sendiri masih eksis hingga saat ini dengan rajanya yang bernama Sultan Hamengkubuwono X. Jadi kalau anda berkunjung ke Yogya, jangan lupa untuk singgah ke kraton yang letaknnya tidak jauh dari Pasar Bring Harj0 (Pusat Belanja Batik) atau Malioboro.

Pengantin Sumatera Barat (Kabupaten Pesisir Selatan)

Pakaian pengantin Upacara perkawinan di Kenagarian Koto Berapak Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan terdiri dari :
1. Pengantin Laki-laki :
Busana terdiri dari Baju roki (baju beludru warna merah), celana roki (kain beludru warna hijau dengan panjang selutut kaki), Baju rompi(kain beludru warna hijau) , Baju kemeja (warna putih), Sisamping, tutup kepala. Sedangkan perhiasannya berupa kalung, ikat pinggang, keris, donsi (digantung pada tangkai keris), tongkat.
2. Pengantin Perempuan :
Busana terdiri dari Baju kurung Saten Bajaik (warna merah), Kodek (warna merah), Tokah (terbuat dari kain saten warna hijau). Perhiasannya berupa sunting (Bunga kecubung kuning dan merah0, Bunga kiambang, Sunting Betawi, Serai Serumpun, Kote-kote), kalung dandang (Kalung yang terdiri dari tiga unttaian dan dipasang bertingkat), gelang gadang, gelang permata, dan gelang kaki.
Sumber Buku : Upacara Adat Perkawinan Di Kenagarian Koto Berapak, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan oleh Lisa S. D., S. Sos dkk.(Sumatera Barat, 2002)

Istilah SPA di Indonesia

SPA yang dalam Bahasa Indonesia singkatan dari Solusi Pakai Air, didefinisikan oleh Departemen Kesehatan menjabarkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia dengan nomor 1205/MENKES/PER/X/2004 tentang Pedoman Persyaratan Kesehatan Pelayanan Sehat Pakai Air (SPA) telah mendefinisikan SPA sebagai : Upaya Kesehatan tradisional yang menggunakan pendekatan holistik, melalui perawatan menyeluruh dengan menggunakan metode kombinasi keterampilan hidroterapi, pijat (masssage) yang diselenggarakan secara terpadu untuk menyeimbangkan tubuh, pikiran dan perasaan (body, mind and spirit).

Jumat, 31 Juli 2009

Terapi Air Di Kraton Yogyakarta

Terapi Air Di Kraton Yogyakarta

Teman2 yang sempat berkunjung ke Kraton Yogyakarta, sempatkan untuk datang ke Taman Sari. Peninggalan raja berupa berbagai kolam, kamar steam, ada disana. Terapi air yang dikenal dengan SPA (Solusi Pakai Air) telah dikenal sejak lama di seluruh daerah Indonesia, termasuk di Kraton Yogyakarta ini.
Menurut cerita, Kolam air ini ada banyak jumlahnya karena digunakan sesuai status sosial anggota kerajaan misalnya untuk kolam yang digunakan untuk raja, berbeda dengan yang digunakan untuk selir dan abdi dalem. Kegiatan di kolam itu berupa berenang dan berendam.
Namun sebagian orang hanya melihat sebagai puing-puing saja padahal banyak sekali kegiatan kecantikan tradisional lahir dari kraton yogyakarta atau Taman Sari ini