Minggu, 01 November 2009

Busana Sulawesi Selatan


Busana Daerah Suku Bugis Sulawesi Selatan sangat nyaman digunakan dibandingkan busana daerah Jawa atau Sumatra. Mulai dari anak umur 3 tahun hingga orang tua dapat menggunakan karena busananya cukup longgar dan berbentuk rok. Selain itu dalam menngunakan busana cocok bila digunakan tanpa menggunakan sanggul yang dalam busana ini bernama simpolong tattong (sanggul ini berbentuk tanduk). Dalam animisme pada Suku Bugis ini dikatakan kerbau adalah binatang yang mempunyai kekuatan gaib.

Bando di atas kepala bernama patinra. Bando ini berbentuk daun atau bunga yang dahulu terbuat dari emas asli.

Bila dalam upacara perkawinan, selain menggunakan sanggulnya juga memakai paes atau hiasan dahi yang bernama dadasa. Siapa yang mau coba?


Belajar Make-Up


Rias wajah gampang-gampang susah, terlihat gampang bila hanya melihat saja tanpa praktek dan sangat sulit diterapkan untuk diterapkan pada diri sendiri apalagi bila dipraktekan ke orang lain. Tapi prinsipnya siapa yang mau belajar pasti bisa, iya nggak?

Dalam hal ini banyak orang yang membutuhkan belajar make-up untuk diri sendiri termasuk para staf hotel yang sedang belajar untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam merias wajahnya sendiri.

Serunya, mereka antusias karena dapat pengetahuan tentang wajah, kosmetik, cara penggunaan sehingga kelas 3 jam ini berlangsung dengan cepat. Kelas yang seru ini mencoba untuk menutupi kekurangan wajah dengan make-up mulai dari mata yang besar sekali, mata sipit, kulit hitam dan lain-lain.

Ok, sampai ketemu lagi.

Jumat, 30 Oktober 2009

Miss Pariwisata dalam Busana Daerah




Pemilihan Miss Pariwisata tahun 2009 yang berlangsung Bulan Oktober 2009 ini, telah diikuti oleh 36 orang dari 33 propinsi di Indonesia. Salah satu penilaian adalah keluwesan dalam menggunakan busana daerah masing-masing. Dalam penampilan terlihat bahwa miss pariwisata terlihat familiar dengan busana daerahnya itu. Merekapun cukup antusias menggunakan busana daerah yang boleh dibilang saat ini cukup praktis namun tetap sedikit merepotkan penggunaannya.


Mulai dari ujung Sumatra yaitu Propinsi Nangroe Aceh Darussalam hingga Papua menampilkan Busana dari daerah di Negara Kesatuan RepublikIndonesia yang beragam uniknya. Dengan acara ini diharapkan mereka dapat menjadi figur untuk terus membuat pariwisata daerah eksis di mata dunia.


Congratulation and More Know about Unique of Indonesian

Selasa, 27 Oktober 2009

Wedding Expo Korea 2009


Acara yang berlangsung 17-19 Juli 2009 di Gedung Coex, Korea ini terlaksana atas upaya Departemen Pariwisata dan Kebudayaan untuk meningkatkan paket perjalanan wisata khusus untuk pasangan baru.

Wedding expo di Korea menjadi agenda tahunan para pelaku industri mulai dari busana pengantin, aksesoris hingga paket perjalanan pariwisata yang memiliki segmen terbatas untuk para pengantin baru yang akan melangsungkan pernikahan dan siap berbulan madu. Di tengah isu yang melanda akibat Virus H1N1 pada anggota Elfa Seciora di Korea tidak mempengaruhi pameran tersebut. Indonesia tetap mempromosikan Bali, Lombok dan Manado sebagai pasar wisatawan Korea.

Dalam acara ini, Jenny Sista Siregar, Universitas Negeri Jakarta, berpartisipasi utnuk turut memperkenalkan busana pengantin daerah Indonesia kepada peserta pameran. Bagaimanapun selain keindahan alam Indonesia, keunikan busana yang beragam dari Indonesia merupakan warisan kekayaan yang menjadi salah satu daya tarik Indonesia di mata dunia.

Senin, 26 Oktober 2009

Sunggar Sanggul Jawa


Sunggar adalah satu bentukan rambut dangan cara menyasak bagian depan kepala rambut manusia sehingga berbentuk setengah lingkaran dengan ketinggian rambut yang dinginkan. Saat ini sunggar digunakan pada sanggul ukel tekuk (Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY))atau ukel konde (Jawa Tengah), Ciwidey (Jawa Barat), Simpollong Tattong (Sulawesi Selatan). Ketinggian sunggar sendiri sesuai dengan selera dari orang yang memakai sanggul tersebut. Namun era tahun 2000-an pemakai sunggar sudah jauh berkurang karena banyaknya wanita ingin menggunakan sanggul simpel, praktis dan tidak bersasak. Sunggar sering digunakan pada tata rias rambut pada busana pengantin daerah Solo Putri (Jawa Tengah) dan busana Pengantin daerah Yogya Putri (DIY).

Kamis, 13 Agustus 2009

Istana Melayu Deli, Sumatera Utara



Salah satu tempat menarik untuk dikunjungi bila kita ke Kota Medan, Sumatera Utara adalah Istana Melayu Deli. Di dalam Istana masih kita jumpai kursi singgasana yang digunakan oleh para raja. Inilah foto Istana Melayu Deli.

Senin, 10 Agustus 2009

Pengantin Daerah dalam Kemilau Sumatra 2009


Berbagai acara diselenggarakan dalam Kemilau Sumatra berupa demo kecantikan, dan seminar termasuk lomba tata rias pengantin. Acara diikuti oleh propinsi yang ada di Pulau Sumatra.


Kemilau Sumatra sendiri diselenggarakan di Padang akhir bulan Juli 2009, dalam acara lomba Pengantin Daerah ternyata memberikan dampak positif bagi perias pengantin karena selain memberikan kesempatan kompetisi tetapi juga menciptakan inovasi dalam pengantin daerah yang dilombakan. Dalam lomba ini, Jenny Sista Siregar, M. Hum menjadi Ketua Juri didampingi oleh dua juri lainnya yang berasal dari Padang (Sumatera Barat) dan Medan (Sumatera Utara) menilai bahwa respon peserta lomba sangat tinggi terhadap lomba dengan memberikan hasil yang maksimal yang nampak dalam lomba tersebut.


Sayang tidak seluruh propinsi ikut serta dalam lomba ini. Daerah yang turut serta dalam kompetisi ini seperti peserta dari Sumatra Utara, Pangkal Pinang dan Sumatra Barat. Penilaian dalam lomba ini selain keterampilan dalam merias wajah pengantin juga dinilai aspek busana dan tata rambutnya sehingga secara keseluruhan tampil dengan baik dan menarik. Selamat bagi para pemenang.