Selasa, 26 Januari 2010

Kain Tradisional dalam Pergelaran Rias dan Busana Pengantin Daerah 2010


Pergelaran rias dan busana Pengantin Daerah Indonesia 2010 kali ini berlangsung di Museum Bank Mandiri yang terletak di depan stasiun Kota, Jakarta. Pergelaran ini menampilkan 56 Gaya Pengantin dari seluruh daerah Indonesia mulai dari Nangroe Aceh Darussalam sampai Papua. Indonesia kaya akan budaya termasuk cara berbusana. Pergelaran ini hanyalah bagian multi kultural yang ada di negeri yang cantik ini.

Kisah mengenai budaya akan menampilkan Indonesia dalam keragaman kultural termasuk kain tradisional yang digunakan dalam busana rias pengantin. Banyak jenis kain digunakan oleh pengantin mulai dari kain tenun, songket, kain prada atau batik terlihat dari busana rias pengantinnya belum lagi desain busana mulai dari kebaya, baju kurung, atau kemben yang terbuat dari bahan batik, songket, kain prada ataupun bahan yang memiliki fayet, manik yang beraneka jenis. Misalnya kemben yang digunakan dalam Pengantin Palembang yang terbuat dari kain songket berbeda kemben yang digunakan dalam Pengantin Yogyakarta yaitu berupa kain batik.

Songket Indonesia bukan hanya dari Palembang tetapi juga dari berbagai daerah lainnya yang akan menghasilkan keragaman tersendiri mulai dari motif, warna sehingga menjadkan keragaman dan kekayaan bagi Bangsa Indonesia. Hal inilah yang membuat kita harus sadar akan warisan kekayaan budaya yang akan kita jaga bersama.....


Senin, 25 Januari 2010

ANyer, Alternatif Liburan Orang Jakarta




Liburan week end atau liburan 3 hari sering dimanfaatkan oleh warga ibukota Jakarta untuk pergi ke tempat dengan suasana berbeda. Biasanya mereka pergi ke Puncak dan sekitarnya karena ingin mendapat pemandangan dan suhu sejuk yang tentunya tidak dimiliki oleh Kota Jakarta. Alternatif lain adalah pergi ke daerah Anyer atau Carita.


Disana kita menemui suasana pantai di laut lepas yang dimiliki Indonesia, kita dapat berenang sepuasnya dengan pantai yang lebih bersih tentunya.....


Waktu tempuh dari Kebun Jeruk ke Daerah Anyer sekitar 2.5 sampai dengan 3,5 jam dengan akses tol mulai dari Grogol, Tanggerang, hingga Anyer yang jalannya tidak perlu naik turun seperti arah ke puncak. Kemacetan? mungkin karena tempat ini bukan pilihan utama warga Jakarta rasanya kemacetan tidak sepadat ke arah Puncak tentunya.


Menikmati Anyer adalah menikmati laut artinya bila kita memilih tempat adalah di sebelah kanan jalan karena lokasi ini akan menghadapkan kita pada laut lepas yang membuat betah tinggal disana dengan bermain pasir, berenang di Laut...dan menikmati deburan ombak yang kadangkala keras dan membuat musik khas pantai yang bisa dinikmati langsung pada malam hari .....


Makanan di anyer sendiri adalah cumi, kepiting,udang atau ikan-ikanan...bisa digoreng, dibakar, saus padang atau goreng tepung tapi juga bisa kita beli mentah di pinggir jalan yang dapat kita olah menjadi masakan yang lezat di cottage yang kita tempati karena banyak cottage atau vila yang menyiapkan peralatan dapur atau peralatan bakar di halaman cottage untuk kita dapat membakar ikan yang kita beli sendiri. Namun bila kita tidak ingin repot kita juga dapat membeli di restoran sederhana atau warung-warung bakar ikan sepanjang jalan anyer itu.


Pilihan tempat menginap adalah mulai dari kamar saja, cottage dengan satu atau dua atau tiga kamar atau vila yang dapat menjadi pilihan bagi kita apabila kita ingin menginap di anyer,,,so itu semua ditentukan oleh view yang kita pilih dari cottage itu sendiri....atau budget kita ....


ANyer....yang membuat betah apabila kita suka berenang di laut, bermain pasir dan menikati deburan ombak di pantai,,,,siapa yang suka silahkan kesana.....

Rabu, 04 November 2009

Perhiasan Dalam Ukel Tekuk pada Putri Dewasa







Perhiasan daerah sangat beragam di setiap suku atau daerah di Indonesia tidak terkecuali Ukel Tekuk dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang dahulu merupakan Kerajaan. Kerajaan atau Kraton yang dahulu bernama Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau Kraton Yogyakarta ini mempunyai dua sanggul yang terkenal yaitu Sanggul Bokor Mengkurep dan Ukel Tekuk.



Dalam Ukel Tekuk yang biasa digunakan oleh wanita anggota Kraton Yogyakarta mulai dari putri remaja, putri Dewasa, selir atau inang pengasuh.



Namun pemakaian perhiasan sanggul dapat membedakan umur dan kesempatan misalnya pemakaian seorang putri dewasa menggunakan perhiasan yang sama dengan putri remaja yaitu peniti ceplok dan peniti renteng. Selain itu ceplok (bunga mawar) dan jebehan (untuk dua tangkai mawar yang menjuntai ke bawah) juga digunakan untuk putri yang sudah dewasa pada bagian tengah dan kiri kanan sanggul sedang gunungan di atas sanggul.



Aturan ini tentunya sudah tidak berlaku lagi pada saat ini bahkan ukel tekuk sudah dipakai oleh masyarakat umum,

Selasa, 03 November 2009

Sanggul Cepol dalam Dunia Kerja




Kepraktisan dalam dunia kerja menjadi tuntutan termasuk dalam penampilan seseorang. Dalam hal ini sanggul cepol menjadi pilihan paling banyak digunakan bila rambut kita tidak mau dipotong pendek.


Asal nama Cepol sendiri dahulu merupakan sanggul di daerah Betawi dengan menggunakan rambut aseli wanita yang memang berambut panjang. Saat ini seringkali variasi cepol menjadi lebih variatif dengan warna, bahan atau bentuk material lainnya. Misalnya dengan penambahan kepang, asesoris rambut dengan bahan, bentuk warna yang menarik. Namun secara sederhana cepol menjadi pilihan paling tepat apabila kita sedang tidak ada waktu menata rambut namun tetap ingin tampil rapi dan menarik.

Minggu, 01 November 2009

Busana Sulawesi Selatan


Busana Daerah Suku Bugis Sulawesi Selatan sangat nyaman digunakan dibandingkan busana daerah Jawa atau Sumatra. Mulai dari anak umur 3 tahun hingga orang tua dapat menggunakan karena busananya cukup longgar dan berbentuk rok. Selain itu dalam menngunakan busana cocok bila digunakan tanpa menggunakan sanggul yang dalam busana ini bernama simpolong tattong (sanggul ini berbentuk tanduk). Dalam animisme pada Suku Bugis ini dikatakan kerbau adalah binatang yang mempunyai kekuatan gaib.

Bando di atas kepala bernama patinra. Bando ini berbentuk daun atau bunga yang dahulu terbuat dari emas asli.

Bila dalam upacara perkawinan, selain menggunakan sanggulnya juga memakai paes atau hiasan dahi yang bernama dadasa. Siapa yang mau coba?


Belajar Make-Up


Rias wajah gampang-gampang susah, terlihat gampang bila hanya melihat saja tanpa praktek dan sangat sulit diterapkan untuk diterapkan pada diri sendiri apalagi bila dipraktekan ke orang lain. Tapi prinsipnya siapa yang mau belajar pasti bisa, iya nggak?

Dalam hal ini banyak orang yang membutuhkan belajar make-up untuk diri sendiri termasuk para staf hotel yang sedang belajar untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam merias wajahnya sendiri.

Serunya, mereka antusias karena dapat pengetahuan tentang wajah, kosmetik, cara penggunaan sehingga kelas 3 jam ini berlangsung dengan cepat. Kelas yang seru ini mencoba untuk menutupi kekurangan wajah dengan make-up mulai dari mata yang besar sekali, mata sipit, kulit hitam dan lain-lain.

Ok, sampai ketemu lagi.

Jumat, 30 Oktober 2009

Miss Pariwisata dalam Busana Daerah




Pemilihan Miss Pariwisata tahun 2009 yang berlangsung Bulan Oktober 2009 ini, telah diikuti oleh 36 orang dari 33 propinsi di Indonesia. Salah satu penilaian adalah keluwesan dalam menggunakan busana daerah masing-masing. Dalam penampilan terlihat bahwa miss pariwisata terlihat familiar dengan busana daerahnya itu. Merekapun cukup antusias menggunakan busana daerah yang boleh dibilang saat ini cukup praktis namun tetap sedikit merepotkan penggunaannya.


Mulai dari ujung Sumatra yaitu Propinsi Nangroe Aceh Darussalam hingga Papua menampilkan Busana dari daerah di Negara Kesatuan RepublikIndonesia yang beragam uniknya. Dengan acara ini diharapkan mereka dapat menjadi figur untuk terus membuat pariwisata daerah eksis di mata dunia.


Congratulation and More Know about Unique of Indonesian